Alumni Punya Cerita : Wahid Thoyib, S.KM

Jun 14, 2019 0 Comments in News by

APC2

Hallo teman-teman, APC balik lagi nih. Kali ini APC ada cerita dari kak Wahid Thoyib Rivai atau lebih akrab dipanggil Kak Ivan yang merupakan Alumni FKM Angkatan 2009 dan OSH angkatan 2012. Untuk sekarang ini kak Ivan bekerja di PT Madhani Talatah Nusantara sebagai HSE Officer. PT Madhani Talatah Nusantara merupakan perusahaa Kontraktor Pertambangan batu bara teman-teman. Sebelum bekerja di PT Madhani Talatah Nusantara, Kak Ivan sudah bekerja di beberapa perusahan juga, diantaranya, PT Jaya konstruksi MP selama 6 Bulan, PT.  Automotive Fasteners Aoyama Indonesia selama 1 tahun 6 bulan, PT. Ricobana Abadi selama 1 tahun 2 bulan, dan sampai sekarang di PT Madhani Talatah Nusantara sudah 1 tahun 8 bulan.

Kak ivan menjelaskan pekerjaan HSE Officer di PT Madhani Talatah Nusantara seperti melakukan action plan mingguan dan bulanan seperti,  induksi karyawan, investigasi insiden/accident, sidak area kerja,  kelengkapan unit,  peralatan, kelengkapan operator, kampanye dan sos K3, analisa kecelakaan kerja, mendata bahaya d area kerja dan sosialisasi, laporan daily mingguan dan bulanan, monitoring legal compliance, melakukan pengukuran san pemantauan lingk.  kerja dan masih banyak lagi. Sebagai contoh salah satu pekerjaannya adalah induksi karyaw baik itu karyawan baru,  visitor,  maupun pulang cuti. Yang dimaksud Induksi karyawan adalah setiap karyawan baru yang masuk wajib diberikan induksi atau pemaparan terkait K3. Setidaknya ada 12 materi wajib.  Kebijakan, Peraturan Keselatan kerja ,  High Risk Area, HIRA atau JSA,  Tanggap Darurat,  First Aid,  Pengelolaan Lingkungan,  APD, Penanggulangan Kebakaran,  Tugas dan Tanggung Jawab pekerja tambang, dan lain-lainnya. Dengan tujuan agar pekerja mengenal bahaya di area kerja nya dan dapat melakukan pengendalian serta meningkatkan kepedulian nya terhadap aspek K3.

Tidak dipungkiri, bahwa risiko bahaya di sektor tambang memang cukup besar. Tapi Kak Ivan menanggapi hal itu dengan semangat dan menjadikan hal tersebut sebuah tantangan.

” Ketika kita masuk ke dunia kerja,  harus sudah siap dengan apapun resikonya. Karna kesuksesan  hanya datang sama orang yang siap.” Tutur Kak Ivan.

Kak ivan bercerita, ketika awal di induksi dan terjun ke lapangan langsung sempat merasakan kaget, tp justru menjadi motivasi untuk memperkaya ilmu. Tiga bulan berikutnya sudah tidak canggung lagi  karena sudah beradaptasi. Kak Ivan pun pernah sertifikasi POP, AK3U, dan TOT.

Kak Ivan juga pernah mengalami kendala dimana saat awal membuka tambang baru, mind set teman-teman masih menganggap tanggung jawab safety hanya ada pada orang safety. Tapi secara bertahap mindset tersebut  sudah berubah. Safety yang awalnya bertugas memassang rambu,  harus selalu stay di lokasi kerja,  harus commissioning uni sendiri.  Lama kelamaan sudah mengerti bahwa hal itu tanggung jawab dari seorang pengawas karena mereka yg stay di lokasi area kerja,  dan bertanggung jawab terhadap keselamatan bawahannya sesuai dengan KEPMEN 1827k Mem 30 Tahun 2018.

Kak ivan juga berbagi tips bagaimana nanti kita menghadapi dunia kerja. Pertama masuk kerja.  Kita lebih banyak mendengarkan dahulu. Ibaratnya kosongkan gelas agar bisa menampung banyak ilmu. Kurangi ego karna tidak semua teori bisa dilaksanakan di lapangan. Tidak semua SOP dan standart bisa diterapkan. Belajar untuk membuat keputusan profesional. Perusahaan lebih suka individu yang bisa bekerjasama dan mau belajar, bukan yang individualis. Belajar komunikasi yg baik,  dan supel dengan semua kalangan.

Menurut Kak ivan pengalaman saat mencari kerja merupakan pengalaman yang menarik. Karena sempat bingung setelah resign dari kontrsuksi mau bekerja dimana lagi dan akhirnya sempat mencoba di BPJS di Purwokerto dan rejeki tidak boleh ditolak dan dari situ juga dapat pengalaman baru. Setelah kontrak hampir habis, Kak ivan berusaha mencari kerja dan berdoa. Alhamdulillah saat itu dapat tawaran pekerjaan oleh kakak tingkat di Industri Otomotif. Pesan yang dapat diambil disini kita boleh berusaha,  tapi tetap harus tetap berdoa,  kadang rejeki datang dari tempat yang tidak disangka-sangka. Termasuk hubungan baik dengan semua orang. Kita tidak tahu kapan amal kita dibalas oleh Allah. Tapi yakin kan hati, pasti akan dibalas entah melalui orang yang sama, atau orang lain. Jalan yang Allah berikan pasti yang terbaik untuk kita. Jadi tdak perlu khawatir masalah rejeki.

”Jika Safety erat kaitannya dengan Akhlak maka ia akan melekat pada diri tiap individu, Jika susah untuk diajarkan maka tunjukan pada dirimu”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *