Alumni Punya Cerita: REZA FAISAL FEBRIYANA, S.KM, S.Si

Jul 27, 2018 0 Comments in News by
Alumni Punya Cerita: REZA FAISAL FEBRIYANA, S.KM, S.Si

Reza Faisal Febriyana atau yang lebih akrab disapa Kak Reza merupakan salah satu anggota OSH FORUM 2010 yang saat ini bekerja di PT. Bumi Suksesindo sebagai OHS & System Supervisor. Bekerja di PT. Bumi Suksesindo, Kak Reza bekerja pada site Tujuh Bukit Gold Mine Project, Banyuwangi. Kak Reza sebagai OHS & System Supervisor berperan melakukan supervisi, pemberian pelatihan, melakukan audit, investigasi insiden serta mempertahankan dan mengembangkan program Occupational Health and Safety.

Saat bekerja di berbagai lokasi, sering ditemui berbagai karakter pekerja mulai dari yang mudah dipengaruhi dan sulit sekali dipengaruhi tentunya dalam hal perilaku atau budaya keselamatan. Disinilah perlunya belajar mengenai karakter seseorang ketika akan menegur atau sekedar mengingatkan. Mengenali karakter setiap orang merupakan kunci berkomunikasi bagi seorang safety officer. Banyak cerita ketika seorang safety officer mengingatkan atau memberi saran kepada pekerja, adakalanya pekerja tersebut tidak menerima. Disinilah situasi yang harus dihadapi sebagai seorang safety officer. Semakin banyak memberi saran atau mengingatkan pekerja dan berinteraksi dengan orang lain, maka akan mendapatkan pengalaman yang banyak. Seringkali kejadian – kejadian yang dahulu dilalui seakan terulang dan disinilah seorang safety officer dapat melakukan tindakan yang lebih baik dibandingkan dengan pengalaman yang sebelumnya. Seperti halnya pepatah Guru terbaik adalah pengalaman.

Bekerja tidak terlepas dari interaksi dengan atasan atau bawahan. Salah satu etika pada atasan atau bawahan adalah saat menyampaikan saran dan kritik. Pada dasarnya sama ketika berorganisasi, yaitu menyampaikan kritik pada atasan, diutamakan menyampaikan secara langsung baik via email atau telepon yang bersifat private. Jangan sekali-kali memberikan kritik di ruang public sehingga semua orang tahu dan ada kemungkinan atasan merasa dipermalukan. Begitu juga dengan penyampaian kritik dengan team. Kritik diusahakan tidak tertuju pada pribadi di ruang public kecuali jika kritikan tersebut dilakukan juga oleh rekan lain. Semua hal wajib disampaikan secara sopan.

Selama bekerja, banyak cerita Kak Reza yang dapat dibagikan, terutama saat bekerja di site dan kendalanya pada saat melakukan pengembangan program occupational health and safety. Terbiasa hidup di perkotaan, awalnya agak sulit untuk menyesuaikan diri berada di lokasi yang cukup terpencil, berkenalan dengan orang yang baru dikenal dan dengan fasilitas yang cukup terbatas bahkan sinyal HP yang hampir tidak ada. Keadaan demikian dapat dilalui dengan kesabaran serta bagaimana cara pandang seseorang terhadap pekerjaan serta kehidupan. Mulai belajar apakah tujuan bekerja dan fokus pada niat bahwa bekerja merupakan ibadah, jalin pertemanan dengan banyak orang, bersyukur dengan apa yang didapatkan dan senantiasa terus belajar tantang hal-hal lain di luar keselamatan kerja. Karena Kak Reza bekerja di PT. Thiess Contractor Indonesia, perusahaan yang telah memiliki sistem sehingga pekerja hanya bekerja sesuai dengan posisi tertentu. Maka untuk mendapatkan hal diluar safety perlu pertemanan dan rasa ingin tahu yang tinggi.

Saat ini, Kak Reza sendiri bekerja di PT. Bumi Suksesindo, perusahaan yang baru memulai kegiatan pertambangan. Awal masuk sebelum bekerja, perusahaan masih dalam tahap konstruksi. Sistem keselamatan dan kesehatan kerja yang ada di perusahaan belum ada atau belum tertata rapi. Sehingga, tugas awal Kak Reza adalah menerapkan sistem serta program safety. Hal tersebut tidak mudah dilakukan, apalagi dengan banyaknya rekan kerja dengan latar belakang perusahaan yang sebelumnya banyak pengalaman dan mencoba merangkum mana yang akan diterapkan sesuai kebijakan manajemen perusahaan. Pengalaman serta komunikasi yang terbuka sangat diperlukan agar berbagai kepentingan dapat diketahui dan disatukan sehingga tjuan zero accident dapat tercapai. Tantangannya, Kak Reza harus dapat menerapkan win – win solution terhadap semua pihak, tekad dan kerjasama tim tetap diutamakan serta saling mengingatkan jika terjadi suatu kesalahan. Berkat semua proses ini, semua OHS sistem di PT. Bumi Suksesindo saat ini telah bekerja dan terbuka untuk perubahan yang lebih baik.

Selain berhasil menerapkan sistem dan program safety di perusahaan. Kak Reza juga berhasil menerapkan beberapa program berikut :

TAKON 7 (pitu), sebagai standarisasi langkah dalam mengidentifikasi bahaya untuk seluruh departemen yang pada awalnya tidak ada form atau checklist terhadap apa yang dilakukan dalam mengidentifikasi bahaya.

OK Kan (Observasi kerja Aman), checklist untuk alat yang digunakan pengawas dalam observasi perilaku pekerja.

Kak Reza merumuskan program ini karena safety-pun harus memiliki kreativitas. Memang kreativitas ini harus diasah karena satu individu dan lainnya berbeda. Namun, bekerja sama dengan tim dan saling memberikan masukan, kreativitas tersebut akan muncul. Salah satunya dengan membuat branding khas di suatu perusahaan dengan nama program keselamatan yang menarik. Oleh karenanya, sebagai seorang safety officer selain harus memperdalam ilmu tentang K3, juga mengembangkan kemampuan dalam pembuatan program K3. Pesan Kak Reza bagi anggota OSH FORUM adalah perdalam pengetahuan tentang regulasi bidang lingkungan, karena kedepannya kemungkinan besar akan lebih trending terkait bidang lingkungan selain kesehatan dan keselamatan kerja. Selain itu, kuatkan pengetahuan dibidang multimedia, pasti sangat dibutuhkan dalam hal kampanye kesehatan dan keselamatan kerja.

 “SAFETY ON THE AIR START FROM THE GROUND

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *