Alumni Punya Cerita: MARINA KARTIKAWATI, S.KM., MKKK

Jun 5, 2018 0 Comments in News by
Alumni Punya Cerita: MARINA KARTIKAWATI, S.KM., MKKK

Marina Kartikawati atau yang lebih akrab disapa Kak Marina merupakan alumni K3 FKM UNDIP anggota OSH FORUM 2012 yang saat ini bekerja di PT. Adhi Karya (Persero) Tbk. Sebagai senior staff biro QHSE. Saat ini Kak Marina sedang disibukkan dengan acara ulang tahun PT. Adhi Karya (Persero) Tbk. Pada peringatan ini, berbagai kegiatan diadakan oleh PT. Adhi Karya (Persero) Tbk. untuk insan Adhi, diantaranya project drone, lomba memancing, Adhi vintage photo contest, Adhi social event dan lain sebagainya. Bekerja sebagai senior staff biro QHSE, kegiatan Kak Marina setiap harinya selalu berbeda-beda. Kegiatan di kantor paling lama hanya 10 hari, selain itu kegiatan di proyek, setting up, management walkthrough dan audit. Untuk setiap bulannya selalu ada penyusunan laporan dan rencana kegiatan bulan depan. Meskipun bekerja di konstruksi, Kak Marina tidak pernah mengeluh akan pekerjaan yang dilakukannya. Bekerja di konstruksi meyenangkan karena bisa bertemu dengan orang baru di tiap proyek, belajar banyak karakter dan inovasi proyek konstruksi.

            Awal bisa bekerja di PT. Adhi Karya (Persero) Tbk., dimulai dari pengalaman magang pada tahun 2013 di PT. Adhi Karya (Persero) Tbk. di proyek Lorin moderate dan Syariah hotel Solo, karena personel HSE disana resign, jadi Kak Marina menggantikan dan bekerja sebagai HSE officer di PT Adhi Karya (Persero) Tbk. pada tahun 2013. Pada saat akan diangkat menjadi HSE manager di proyek Bengawan Solo Hotel pada tahun 2014, Kak Marina mengundurkan diri dari PT. Adhi Karya (Persero) Tbk. untuk menyelesaikan skripsi. Setelah lulus dari FKM UNDIP, Kak Marina bekerja pada beberapa perusahaan, dintaranya :

apc

Setelah lulus, Kak Marina bekerja di PT. OSCT Indonesia sebagai HSE Staff, lalu pada Agustus 2015 mendapatkan tawaran bekerja di PT. Slickbar Indonesia hingga akhirnya kembali mendapat tawaran bekerja di PT. Adhi Karya (Persero) Tbk pada Agustus 2016.

            Selama bekerja, banyak pengalaman yang didapatkan Kak Marina, diantaranya :

Saat bekerja di PT. OSCT Indonesia dan PT. Slickbar Indonesia yang merupakan perusahaan penanggulangan tumpahan minyak, kliennya merupakan perusahaan migas besar seperti Total E&P Indonesia, Chevron, BP, Pertamina, dan lain-lain. Dimana harus belajar dan mengerti SMK3, CSMS untuk kontraktor, handling dokumen dan menerapkan K3 sesuai standar minmal dimana standar yang digunakan di atas OHSAS dan SMK3. Klien perusahaan umumnya orang Perancis, Inggris dan UEA sehingga bahasa inggris menjadi suatu hal yang penting untuk dikuasai sebagai standar safety induction, HIRA dan level 2 risk assessment (L2RA).

Saat bekerja di PT. Adhi Karya (Persero) Tbk yang merupakan perusahaan konstruksi dimana sebagian besar pekerjanya laki-laki sehingga menjadi pusat perhatian karena jumlah perempuan yang sedikit dan merupakan yang pertama dari jurusan kesehatan masyarakat sehingga merasa memiliki banyak saudara laki-laki, ayah bahkan kakek. Sebagai ahli K3 perempuan, jangan pernah takut kalah dengan laki-laki karena banyak ahli K3 perempuan yang juga sukses di dunia K3. Saat masuk untuk yang kedua kalinya di PT. Adhi Karya (Persero) Tbk, banyak pengalaman selama di oil service yang dapat diterapkan di PT. Adhi Karya (Persero) Tbk yang saat itu masih dalam masa transformasi kesisteman. Selain dapat menerapkan ilmu K3, banyak pengalaman yang didapatkan Kak Marina selama bekerja, diantaranya pelatihan ahli muda K3 konstruksi, P3K dan supervise scaffolding dari Kemenaker.

            Selama bekerja, Kak Marina belum mengalami kendala yang berarti. Karena sektor konstruksi memiliki jumlah pekerja perempuan yang sedikit, hal ini menjadi kelebihan karena perempuan jadi lebih diandalkan dan instruksinya akan lebih diperhatikan. Capaian yang pernah didapatkan Kak Marina selama bekerja ialah pengaplikasian inovasi penggunaan rope access untuk pekerjaan pembersihan dan pengecatan di proyek stadion utama GBK.

            Seorang ahli K3 harus menguasai segala hal berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja karena ahli K3 merupakan perpanjangan tangan dari Kemenaker yang membantu Kemenaker dalam mewujudkan zero accident disetiap tempat kerja. Dimana seorang ahli K3 harus menguasai peraturan karena kaitannya dengan bisnis dan citra perusahaan. Undang – undang tidak asal dibuat, ada dasar penelitiannya sebagai standar minimal yang harus diterapkan oleh perusahaan. Cara berkomunikasi merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi keberhasilan seorang ahli K3 dalam menerapkan K3 pada perusahaannya, karena K3 di tempat kerja tidak hanya tanggung jawab ahli K3, namun merupakan tanggung jawab semua orang yang ada di lingkungan kerja. Yang terpenting di dunia kerja adalah harus dapat memahami orang lain dan memperlakukan orang lain dengan baik, to win their heart. Seorang ahli K3 juga harus selalu waspada 24/7 karena lingkungan, keadaan dan situasi dapat berubah kapan saja.

 

“GOD CAN DO ANYTHING, YOU KNOW-FAR MORE THAN YOU COULD EVER IMAGINE IN YOUR WILDEST DREAMS!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *