Alumni Punya Cerita: GARNIDA PRATIWI ISMULATI, S.KM

Mar 30, 2018 0 Comments in News by

56859

Garnida Pratiwi Ismulati atau yang lebih akrab disapa Kak Rayi merupakan anggota OSH FORUM 2009 yang saat ini bekerja sebagai flight safety analyst khususnya bagian Safety Information Management unit Corporate Quality, Safety and Environment Management di Garuda Indonesia. Tugas seorang flight safety analyst adalah untuk mengelola dan menganalisa report serta informasi yang masuk dan meneruskannya ke subject matter expert untuk mendapatkan penyelesaian permasalahan tersebut. Saat ini Kak Rayi sedang mempersiapkan audit dari International Air Transport Association (IATA) untuk pembaruan sertifikasi IATA Operational Safety Audit (IOSA)  pada bulan April ini. Selain itu juga mulai mempersiapkan audit Civil Aviation Safety Regulation (CASR) oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) dari Kementerian Perhubungan untuk pembaruan sertifikasi Air Operator Certificate (AOC) yang juga dilakukan 2 tahun sekali bergantian dengan IOSA. Selain berkoordinasi dengan IATA dan CASR, Garuda Indonesia juga berkoordinasi dengan International Civil Aviation Organization (ICAO) sebagai regulator penerbangan dunia.

Pada awal masuk Garuda Indoesia, Kak Rayi mendapatkan berbagai pelatihan, diantaranya pelatihan basic operation dari berbagai  area operasional di Garuda Indonesia dilanjutkan dengan membuat Occupational Safety, Health and Environment Manual. Sebagai perusahaan yang bergerak dalam industri penyedia jasa penerbangan, keselamatan kerja di Garuda Indonesia lebih kompleks karena harus memenuhi persyaratan baik dari Kementerian Ketenagakerjaan  maupun Kementerian Perhubungan. Bagian safety di Garuda Indonesia sudah ada sejak awal tahun 2000, tetapi hanya sebatas standar operasional penerbangan dan belum  memiliki ahli K3. Sampai akhirnya pada  tahun 2011 Garuda Indonesia merekrut beberapa personel dengan background khusus K3, sehingga saat ini keselamatan kerja semakin diperkuat oleh ahli K3. Di tempat kerja, selain sebagai flight safety analyst, Kak Rayi juga bertugas sebagai safety auditor baik corporate maupun  IOSA, terutama pada area cabin operation.

Audit yang dilakukan Kak Rayi tidak hanya di branch office area Indonesia saja, melainkan juga area internasional, dimana safety di sana yang sudah sangat bagus sehingga dapat menjadi contoh untuk mengembangkan safety culture di Indonesia. Pengalaman unik yang pernah dialami Kak Rayi yaitu saat audit di area Indonesia Timur, karena adanya perbedaan budaya dan pandangan terhadap safety sehingga perlu perhatian dan trik khusus dalam melakukan sosialisasi. Selain itu, mengintegrasikan dan mensinergikan SOP juga dapat mendorong pekerja mematuhi prosedur kerja yang ada.

Selama bekerja di Garuda Indonesia, banyak pengalaman yang didapatkan Kak Rayi. Selain sebagai safety analyst, Kak Rayi sampai saat ini mendapatkan tugas khusus di Garuda Indonesia yaitu sebagai company safety auditor, company instructor of safety management system dan aviation assessor for BNSP.

Bekerja pada maskapai penerbangan, Kak Rayi harus mempelajari banyak hal baru  karena apa yang dipelajari di kampus lebih banyak mengenai K3 untuk industri. Keselamatan penerbangan adalah hal yang berbeda karena melingkupi perusahaan, aset dan sekaligus penumpang yang lebih uncontrolled dengan penerapan K3 yang lebih kompleks, sehingga harus memiliki sudut pandang yang lebih luas karena lingkup kerja yang luas pula. Selain para pekerja, juga diperlukan upaya untuk mengedukasi penumpang mengenai keselamatan penerbangan  diantaranya melalui social media, memberikan informasi frequently asked question (FAQ) mengenai peraturan keselamatan penerbangan, menyediakan  kartu panduan saat terjadi keadaan darurat di masing-masing tempat duduk penumpang, serta adanya  safety demonstration.

Dalam bekerja, tentunya Kak Rayi menjalin hubungan dan komunikasi dengan atasan dan bawahan. Menurut Kak Rayi, cara berhubungan dengan atasan dan bawahan yang baik adalah dengan open minded, dalam hal ini berarti harus dapat memposisikan diri dan bisa menerima saran karena semua orang memiliki tujuannya masing – masing. Senantiasa selalu mengasah softfkill dan jangan terlalu terpaku pada ideologi pribadi. Sebagai seorang ahli K3, selalu percaya, tetap konsisten dan selalu maksimalkan potensi diri.

“Ingatlah, Satu Kesalahan dapat Membunuh Banyak Orang”

BE CAREFUL WHAT YOU WILL DO”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *