Alumni Punya Cerita: Andri Wahyu P., S.KM

Mar 15, 2019 0 Comments in News by

APC 3

Hallo guys, kembali lagi bersama APC nih. Kali ini APC ada cerita dari Kak Andri Wahyu Priyanto angkatan OSH 2006 yang juga merupakan Alumni FKM tahun 2008. Kak Andri Wahyu atau yang lebih akrab dipanggil Kak Andri ini lahir di Karanganyar 19 November 1986. Kak Andri sekarang bekerja di PT Orica, site di daerah Kalimantan Selatan sebagai Safety Advisor. PT Orica merupakan perusahaan mining service yang bergerak di bidang jasa peledakan. Menurut Kak Andri, bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang jasa peledakan merupakan hal yang menarik. Karena jarang orang yang bisa bekerja dengan high risk, apalagi ini berhubungan dengan explosive. Salah sedikit, akibatnya bisa fatal. Rasa takut pun dirasakan Kak Andri saat pertama kali bergabung di perusahaan ini. Namun seiring berjalannya waktu, hal itu bisa teratasi.

Bekerja di perusahaan yang memiliki high risk merupakan hal yang tidak mudah. Kendala dan rintangan juga pernah dialami Kak Andri saat bekerja. Tips untuk mengatasi hal itu adalah jalani, hadapi dan selesaikan dengan tenang. Dengan pikiraan yang tenang, inshaallah masalah juga akan selesai dengan mudah. Kak Andri juga pernah merasakan semangat yang ada pada dirinya sedikit padam dan merasakan down. Namun beliau tidak berlarut di dalamnya. Perbanyak bersyukur, berdoa, dan ingat keluarga dirumah adalah cara Kak Andri untuk menghadapi masalah itu. Inshallah dengan seperti itu, semangat lagi dalam bekerja.

Saat bekerja, Kak Andri juga mendapatkan prestasi. Tahun lalu Kak Andri bersama team-nya mendapatkan Zero Accident Award dari Menteri Tenaga Kerja dan dari internalnya free LTI 9th sejak 2010. Kak Andri juga pernah mendapatkan the best opportunity for improvement tahun 2017 dari manajemen Orica Indonesia dan meraih platinum Award dlam WWCPA (Audit Internal Orica) 3 tahun berturut-turut. Kak Andri memberikan tips untuk menjalin hubungan yang baik dengan atasan maupun bawahan. Namun yang ditekankan disini adalah jangan ada istilah bawahan dan atasan. Dalam bekerja harus menjadi satu team. Sama-sama mencapai 1 tujuan yang sama. Jadi anggap bawahan atau atasan sebagai partner kerja. Tumbuhkan sifat kekeluargaan.

Kak Andri sudah bekerja di PT Orica selama 7 tahun. Namun pada awalnya Kak Andri tidak langsung bekerja disana. Berbagai proses sudah dilewati Kak Andri saat bekerja. Sebelum wisuda, Kak Andri mendapat panggilan untuk bekerja di Sucofindo untuk proyek PLTU di Cilegon selama 1 tahun. Setelah dari Sucofindo, Kak Andri kemudian bekerja di Trakindo site Sumbawa selama 1,5 tahun dan setelah itu baru ke PT Orica sampai sekarang.

Kak Andri juga mendapatkan berbagai macam training. Di antaranya adalah Training First Aid, AK3U, Toksikologi Industri, Fire Fighting, dan AK3 Migas selama diperkuliahan. Setelah bekerja di PT Orica, Kak Andri mendapatkan training ICAM investigasi, Enablon System, Defensive Driving Course, Permit to Work, Fatigue Awreness dan License to Supervisor. Kak Andri menjelaskan salah satu dari training yang sudah Kak Andri dapatkan yaitu Drive Defensive Driving Course. Training itu semacam pelatihan yang membantu driver untuk bisa lebih aware mengenai bagaimana mengurangi risiko yang ada ketika mengemudi. Kak Andri menjelaskan tentang WCCPA atau World Class Check Point Audit dan memberikan tips agar bisa mempertahankan award dalam WCCPA selama 3 tahun berturut-turut dengan melihat hasil WCCPA sebelumnya, misal dimana ada kekurangan di salah satu point, harus  berusaha untuk memperbaikinya.  Paling tidak minim bisa mempertahankan point yg sudah di peroleh, bersyukur jika bisa ditingkatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *